Taman Jomblo

Skatepark Mini Tahap Pertama Berkolaborasi Dengan Taman Jomblo

Taman JombloMybdg.com - Skatepark Mini Tahap Pertama Berkolaborasi Dengan Taman Jomblo, Bandung - Kalimat dan teriakan “Bandung Need Skatepark” adalah sebuah harapan dari para skateboard Bandung. Harapan bersama yang dimulai ketika Bandung kehilangan 18park, sebuah mini skatepark yang saat ini sudah tidak ada karena sebuah alasan pembangunan kota.

Sebuah pergerakan yang dimulai sekitaran tahun 2011 ini, yang dimulai ketika skateday tahun 2011 akhirnya membuahkan hasil yang sangat mengembirakan bagi para anak muda Bandung, khususnya para pecinta skateboard.

Taman yang direalisasikan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ini merupakan salah satu taman tematik yang berada di Taman Pasopati atau tepatnya di bawah Flyover Pasopati. Dengan cat warna-warni dan berada disekitaran Kota menjadikan taman ini adalah tempat alternatif ketika anak muda Bandung atau warga Kota Bandung beristirahat.

“Sebenarnya nama Taman Jomblo itu sendiri hanya sekedar joke, Pembangunan taman ini bertujuan meningkatkan indeks kebahagiaan warga Kota Bandung. Pemkot sangat berharap taman-taman tematik yang dibangun bisa dimanfaatkan untuk aktvitas warga” Tutur Ridwan Kamil ketika meresmikan langsung taman tersebut, Sabtu (04/01/14).

Keseluruhan taman tersebut memiliki luas 700 meter persegi. disana terdapat taman Bawet, area untuk nongkrong atau diskusi ringan, dan untuk berolahraga, terutama untuk bermain skateboard. Diharapkan dengan pembangunan ini tidak ada lagi yang bermain skateboard di trotoar jalan. karena akan membahayakan para pengguna jalan dan dia nya sendiri. untuk itu diharapkan setelah adanya taman ini, maka prestasi Skateboard anak muda akan lebih baik lagi. selain itu bakalan ada pembangunan skatepark Tahap 2 yang direncanakan akan lebih besar lagi dan bertarap internasional.

Hari Anti Korupsi Sedunia, Kasus Korupsi Dikritisi PMII Kabupaten Bandung

Hari Anti Korupsi Sedunia, Kasus Korupsi Dikritisi PMII Kabupaten Bandung

Hari Anti Korupsi Sedunia, Kasus Korupsi Dikritisi PMII Kabupaten BandungMybdg.com – Hari Anti Korupsi Sedunia, Kasus Korupsi Dikritisi PMII Kabupaten Bandung, Bandung – Untuk memperingati hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada hari ini, Senin (09/12/13), puluhan mahasiswa yang turut tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kabupaten Bandung menggelar aksi demonstrasi yang dilangsungkan di Pemkab Bandung. Mereka sendiri menuntut untuk segera menuntaskan berbagai ksus korupsi yang terjadi di Kabupaten Bandung.

Dhamiry Al Ghazaly selaku ketua umum DPC PMII Kabupaten Bandung menyatakan bahwa pihaknya menuntut aparat hukum agar segera menuntaskan berbagai kasus korupsi. Terlebih lagi pada kasus penggelapan pajak sertifikasi guru senilai Rp 5,7 miliar, dimana kasus ini dilakukan oleh tersangka berinisial D. Jika kasus tersebut tidak bisa dituntaskan oleh Polres Bandung, maka lebih baik kasus ini dituntaskan langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kasus korupsi ini sudah sangat akut dan sistemik. Apalagi kasus korupsi ini dilakukan terhadap pajak sertifikasi guru. Tentu saja hal tersebut sangat mencederai para guru yang telah berjuang. Untuk menangkap dan mengadili orang yang terlibat kita akan mendesak aparat hukum,” ungkap Dhamiri disaat melakukan unjuk rasa, Senin (09/12/13).

Dhamiri juga melanjutkan bahwa kasus penggelapan pajak tersebut adalah pintu pembuka untuk mengungkap berbagai kasus korupsi lainnya. Pihaknya pun meminta kepolisian tidak pilih kasih dalam menetapkan tersangka.

“Semua pihak yang telah terlibat kasus korupsi harus diadili, jangan memilih-milih, dan jangan ada proses rekayasa,” tegasnya.

Pihaknya pun menilai bahwa Polres Bandung dinilai berjalan lambat dalam menangani kasus penggelapan pajak tersebut. Untuk mengungkap siapa aktor intelektual di balik kasus tersebut pun Kepolisian dinilai mandul.

Namun, dilain sisi Kapolres Bandung AKBP Jamaludin mengatakan bahwa seluruh jajarannya masih bisa mengusut serta menuntaskan kasus dugaan korupsi yang terjadi di sekitar Kabupaten Bandung.

“Jika masih mampu maka kami akan tetap handle dan melanjutkan. Namun jika tidak, maka akan kami limpahkan ke Polda Jabar. Sejauh ini, beberapa kasus korupsi yang tengah disidik masih bisa teratasi meskipun memang ada kendala,” jelas Jamaludin.

Gepeng Dan Anjal Akan Diputus Mata Rantainya

Gepeng Dan Anjal Akan Diputus Mata Rantainya

Gepeng Dan Anjal Akan Diputus Mata RantainyaMybdg.com - Gepeng Dan Anjal Akan Diputus Mata Rantainya, Bandung – Ridwan Kamil selaku Wali Kota Bandung akan memutus mata rantai gelandangan pengemis (gepeng) dan anak jalanan (anjal) dengan menggunakan sedekah dari warga.

“Warga yang mau bersedekan akan difasilitasi dengan program ‘Coin For Bandung’. Untuk gepeng harus diputus dari supply-nya, warga jangan sampai memberi sedekah pada gepeng,” ungkap Emil sapaan akrab dari sang Wali Kota, Kamis (31/10/13).

Menurutnya, fokus pada penertiban jalan harus dilakukan Pemkot Bandung. termasuk berbagai keresahan warga yang dilaporkan.

“Profesi pengemis bukan karena butuh, jadi warga jangan memberi di jalanan. Akan lebih baik jika disalurkan ke lembaga sosial,” tambahnya.

Terkait gelandangan dan pengemis, Emil mengaku sampai mendapat ribuan komplain dari masyarakat, mulai dari diludahi, dibentak dan mobil yang digores.

“Saya tentu berpihak kepada masyarakat, tidak kepada yang mengganggu ketertiban seperti pengemis,” jelasnya.

Wali Kota pun menegaskan akan mengatasi gepeng dengan diadakannya pembinaan, jika tidak mau maka akan ditertibkan.

Ancaman Banjir Masih Ada Bagi Warga Kabupaten Bandung

Ancaman Banjir Masih Ada Bagi Warga Kabupaten Bandung

Ancaman Banjir Masih Ada Bagi Warga Kabupaten BandungMybdg.com - Ancaman Banjir Masih Ada Bagi Warga Kabupaten Bandung, Bandung – Warga Kabupaten Bandung yang berada di bantaran Sungai Citarum masih harus waspada tehadap ancaman banjir. Meskipun sudah melakukan pengerukan, namun khususnya di Baleendah dan Dayeuhkolot pengerukan hanya sebagian, yaitu di bagian timur, sedangkan pengerukan belum dilakukan di bagian barat.

“Lumpur Sungai Citarum yang dikeruk sudah dijadikan tanggul di bagian timur, sedangkan bagian barart belum. Jadi jika Sungai Citarum meluap, airnya akan mengarah ke bagian barat,” ungkap Marlan, Kepala BPBD Kabupaten Bandung, di Lapangan Parunghalang, Baleendah, Kamis (31/10/13).

Sebagai penanggung jawab normalisasi Sungai Citarum, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) juga belum membangun folder atau danau buatan.

“Padahal tanah seluas 9.000 meter persegi yang berada di Kp. Cieunteung, Baleendah, sudah dibebaskan. Karena dengan adanya folder, kami berharap bisa menampung air sehingga tidak membanjiri perkampungan,” jelasnya.

Marlan pun mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai hal, baik peralatan ataupun logistik dapur umum.

“Para petugas penanggulangan korban banjir melakukan persiapan tersebut, dan hari ini kami juga mengadakan simulasi banjir di Lapangan Parunghalang,” tandasnya.

Buruh Menuntut UMK Kabupaten Bandung Menjadi Rp 2,7 Juta

Buruh Menuntut UMK Kabupaten Bandung Menjadi Rp 2,7 Juta

Buruh Menuntut UMK Kabupaten Bandung Menjadi Rp 2,7 JutaMybdg.com - Buruh Menuntut UMK Menjadi Rp 2,7 Juta, Bandung – Para buruh melakukan aksi unjuk rasa di gerbang halaman Pemkab Bandung dan akan bertahan hingga tuntutan mereka ditetapkan oleh Pemerintah. Para buruh tersebut sebelumnya menuntut kenaikan Upah Minimum Kerja (UMK) Kabupaten Bandung sebesar Rp 2.150.000,-, namun berubah menjadi Rp 2.750.000,- karena UMK di Kota Cimahi ditetapkan sebesar Rp 2.150.000,-.

Asep Sumarna selaku pengurus Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (SPTSK-SPSI) Kabupaten Bandung, menyatakan bahwa pihaknya dan ribuan buruh akan menagih janji dari Bupati Bandung ketika mencalonkan diri menjadi Bupati. Dalam kampanyenya, Bupati memberikan janji bahwa UMK Kabupaten Bandung akan lebih besar dari Kota Cimahi.

“Pernyataannya memang scara lisan, tidak dalam bentuk tertulis. Tapi kami berharap Bupati memenuhi janji tersebut dan jangan sampai diingkari,” ungkap Asep, Senin (28/10/13).

Hingga tuntutan belum dipenuhi maka pihaknya akan terus bertahan di gerbang Pemkab Bandung. Perwakilan buruh sendiri telah melakukan pertemuan dengan anggota dewan dan hasilnya DPRD akan merekomandasikan hal tersebut ke Bupati sehingga tuntutan para buruh pun bisa dipenuhi.

“Jika tidak dipenuhi maka kami akan terus demo sampai malam hari, pokoknya kami ingn UMK Kabupaten Bandung lebih besar dari UMK Kota Cimahi,” jelas Asep.

Kapolda Berjanji Akan Membuat Kapok Geng Motor Yang Ada Di Bandung

Kapolda Berjanji Akan Membuat Kapok Geng Motor Yang Ada Di Bandung

Kapolda Berjanji Akan Membuat Kapok Geng Motor Yang Ada Di BandungMybdg.com - Kapolda Berjanji Akan Membuat Kapok Geng Motor Yang Ada Di Bandung, Bandung – Irjen Pol Suhardi Alius selaku Kapolda Jabar menjanjikan akan mengusut tuntas semua kasus kriminalitas yang ada di Jabar termasuk juga kasus penganiayaan yang dilakukan oleh geng motor belum lama ini. Ia juga menyatakan akan membuat semua geng motor kapok hingga akhirnya tak berbuat onar lagi.

“Kita akan mengusut semuanya. Disesuaikan dengan fakta hukum, kita akan identifikasi dan semoga saja semuanya bisa cepat kita atasi” ungkap Suhardi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung (25/10/13).

Yang menjadi sorotan belum lama ini adalah kasus penganiayaan terhadap mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Julius Timothy (20) oleh sekelompok orang yang diduga geng motor di Bandung.

Setelah berusaha melawan dan mengalahkan 4 orang penganiaya, anak perwira TNI AL tersebut tumbang dan terkapar setelah kembali diserang oleh 8 orang kawanan geng motor. Julius pun kehilangan sepeda motor Honda CBR 150 yang raib dibawa kawanan penganiaya tersebut.

“Kasus penganiayaan dan perampokan ITB pun tengah kami usut, saat ini kita masih mendalami dan kita akan mengusutnya sampai tuntas,” tegas Suhardi.

Suhardi pun menyatakan, siapa saja yang melakukan tindak kriminal dan melanggar hukum maka akan ditindak secara tegas, bahkan pelaku akan dibuat jera.

“Bagi siapa saja yang melanggar hukum, tahan dan tangkap! Penahannya harus di Mapolda biar kapok dan jera,” pungkasnya.

Pemkab Bandung Meminta BBWS Membangun Danau Di Sekitar Citarum

Pemkab Bandung Meminta BBWS Membangun Danau Di Sekitar Citarum

Pemkab Bandung Meminta BBWS Membangun Danau Di Sekitar CitarumMybdg.com - Pemkab Bandung Meminta BBWS Membangun Danau Di Sekitar Citarum, Bandung – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum diminta untuk segera membangun embung atau danau buatan untuk penampungan air di sekitaran Sungai Citarum oleh Pemerinta Kabupaten (Pemkab) Bandung.

Dadang M Naser selaku Bupati Bandung menyatakan bahwa pembangunan danau di sekitar Sungai Citarum tersebut cukup mendesak, karena nantinya akan berfungsi untuk menampung air dari Sungai Citarum. Dengan adanya danau buatan tersebut, nantinya diharapkan air tidak langsung meluap ke pemukiman warga yang banyak tersebar di sepanjang aliran Sungai Citarum.

“Saya mendesak pihak BBWS untuk segera membangun danau buatan tersebut untuk penahan air,” ucap Dadang, Jumat (25/10/13).

Dadang pun menambahkan bahwa keinginan tersebut cukup wajar, karena telah ada grand design untuk pmbangunan danau buatan tersebut. Tidak hanya itu, ia mengataklan, sebentar lagi akan memasuki musim hujan sehingga akan membuat keberadaan danau tersebut sangat dibutuhkan karena bisa mengantisipasi banjir.

“Selama ini, kami terus menggalakan gerakan raksa desa untuk mengembangkan air dan mengantisipiasi sedimentasi Sungai Citarum,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, pada 31 Desember mendatang program penggerukan Citarum akan berakhir. Namun, program ini dapat diteruskan karena merupakan program tahunan.

“Saya yakin program ini akan selesai dengan waktu yang tepat. Meskipun memang masalah penggerukan harus berdasarkan pada perhitungan yang sangat matang,” jelasnya.

Siswa Tewas Membentur Tiang Setelah Mencoba Menghindari Tabrakan

Siswa Tewas Membentur Tiang Setelah Mencoba Menghindari Tabrakan

Siswa Tewas Membentur Tiang Setelah Mencoba Menghindari TabrakanMybdg.com – Siswa Tewas Membentur Tiang Setelah Mencoba Menghindari Tabrakan, Bandung – Seorang siswa kelas XII C2 SMA Pasundan 1 Bandung, Bayu Mayadika Putra (17) tewas setelah kepalanya terbentur tiang telepon di Jalan Lembong (21/10/13) sekitar pukul 06.25 WIB. Kecelekaan berawal saat siswa tersebut bermaksud untuk menghindari tabrakan dengan penyebrang jalan.

Dalam perjalanan menuju RS Hasan Sadikin Bandung, Bayu tewas dengan luka di kepala. Jenazahnya kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Sedang Mohammad Kosim (43), penyebrang jalan mengalami luka memar di bagian pinggang.

AKP Rahayu Mustikaningsih selaku Kanit Laka Lantas Polrestabes Bandung, saat kejadian korban tengah mengendarai motor Honda Beat hitam dengan nopol D 2817 TT melaju dari arah jalan Merdeka, dan ketika di tikungan Jalan Tamblong motor kemudian melebar.

“Diperkirakan kecepatannya sekitar 40-50 km per jam. Korban pun sepertinya kaget dan hendak menghindar untuk menabrkan pejalan kaki,” ungkap Rahayu di Mapolrestabes Bandung, Senin (21/10/13).

Ia menambahkan bahwa korban sempat menyerempet Kosim hingga motornya oleng ke sebelah kanan lalu korban terjatuh dan kepalanya membentur tiang telepon. Saat kejadian pun, korban tengah memakai helm fullface dan masih mengenakan seragam.

Korban sebenarnya masih bernafas ketika ditemukan, saat itu hidung korban mengeluarka gelembung darah. Namun, ketika dibawa mobil laka lantas korban pun menghembuskan nafas terakhirnya. Sedangkan penyebrang jalan hanya mengalami luka ringan.

Rahayu pun menjelaskan hasil dari penyelidikan yang dilakukan jajarannya. Diketahui bahwa korban belum memiliki surat izin mengemudi (SIM), dan sampai siang hari pun pihak keluarga korban masih belum sempat dimintai keterangan karena fokus pada pengurusan jenazah.

“Penyebrang jalan sudah kami periksa, ia mengaku bahwa tidak tahu ada motor yang tengah melintas. Lokasi pun pas setelah belokan, ia juga merasa kaget dengan datangnya motor yang melaju,” jelasnya.

SMPN 7 Bandung Disatroni Maling, Uang Puluhan Juta Hilang

SMPN 7 Bandung Disatroni Maling, Uang Puluhan Juta Hilang

SMPN 7 Bandung Disatroni Maling, Uang Puluhan Juta HilangMybdg.com – SMPN 7 Bandung Disatroni Maling, Uang Puluhan Juta Hilang, Bandung – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Bandung yang terletak di Jalan Ambon, Bandung, disatroni kawanan maling. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, kerugian yang dialami memang belum bisa ditaksir, namun perkiraan mencapai puluhan juta rupiah.

Beberapa barang berharga dan sejumlah uang raib digondol oleh pelaku pencurian. Enjang (50) yang merupakan salah seorang penjaga sekolah baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 05.00 WIB. Ia mendapati empat ruangan sekolah yang berada dalam kondisi berantakan.

“Kawanan maling masuk ke empat ruangan, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha dan ruang kesiswaan. Untuk lebih jelasnya, nanti ada yang akan memberikan penjelasannya secara lengkap,” ungkap Koswara Wakil Kepala Sekolah yang merangkap Humas di SMPN 7 Bandung, Senin (21/10/13).

Di Jalan Gardujati Terjadi Aksi Penembakan

Di Jalan Gardujati Terjadi Aksi Penembakan

Di Jalan Gardujati Terjadi Aksi PenembakanMybdg.com – Di Jalan Gardujati Terjadi Aksi Penembakan, Bandung – Aksi penembakan kembali terjadi di Kota Bandung, kali ini terjadi di Jalan Gardujati tepatnya di depan SMAN 4 Bandung. Penembakan tersebut pun dilakukan oleh oknum aparat terhadap warga sipil, Chandra Situmorang pada Jumat (18/10/13) sekitar pukul 23.30 WIB.

Pelaku sendiri melakukan tiga kali tembakan, namun tidak mengenai korban karena tembakan yang dilakukan diarahkan ke jalan raya. Berdasarkan informasi yang diterima sendiri, korban hanya mengalami luka memar di mata kiri karena dipukul oleh pelaku.

Pihak kepolisian sendiri membanrkan adanya penembakan tersebut. “Iya benar, kemarin malam tepatnya pukul 23.55, pelaku berinisial D. Pelaku merupakan anggota Brimob Datasemen B Cikole Polda Jabar dengan pangkat Bripka,” ucap Kombes Pol Martinus Sitompul selaku Kabid Humas Polda Jabar, Sabtu (19/10/13).

Ia menambahkan bahwa saat kejadian pelaku menggunakan mobil dan sempat melakukan pemukulan terhadap korban. Secara kebetulan, ada yang mencatat nomor polisi mobil pelaku dan melaporkannya ke Polsekta Andir. Pelaku pun bisa ditangkap di sebuah tempat hiburan dan diamankan di Mapolsekta Andir.

“Kita telah periksa pelaku dan tiga saksi. Pelaku sendiri akan ditahan di Polda Jabar,” jelasnya.

1.000 Lampu PJU Akan Dipasang Oleh Pemkab Bandung

1.000 Lampu PJU Akan Dipasang Oleh Pemkab Bandung

1.000 Lampu PJU Akan Dipasang Oleh Pemkab BandungMybdg.com – 1.000 Lampu PJU Akan Dipasang Oleh Pemkab Bandung, Bandung – Dinas Bina Marga Kabupaten Bandung pada APBD Perubahan tahun 2013 ini akan memasang kurang lebih 1.000 lampu penerangan jalan umum (PJU). Di sekitar tempat ibadah, kota-kota kecamatan, dan jalan yang rawan kecelakaan juga kejahatan pemasangan lampu tersebut akan diprioritaskan.

“Kita sudang memasang 900 PJU pada APBD murni, dan akan ditambah 1.000 PJU lagi dengan APBD Perubahan,” ungkap H. Agus Nuria Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Bandung, Jumat (18/10/13).

Ia menambahkan, Dinas Bina Marga telah mendapatkan alokasi dana sekitar Rp 120 miliar dengan Rp 60 miliar untuk perbaikan jalan dalam APBD Perubahan. Dan sisanya sendiri, untuk perbaikan PJU, drainase, jembatan juga Tembok Penahan Tebing (TPT).

DPRD Kabupaten Bandung sendiri telah menyetejui APBD Perubahan tersebut, sehingga saat ini Pemprov Jabar malakukan pemeriksaan untuk pemrosesan.

“Kita berharap di awal November nanti sudah bisa efektif, hingga nantinya tidak akan mengganggu pelaksanaan proyek-proyek fisik,” jelasnya.

Sidang Disiplin Dijalani Oleh 25 Anggota Kepolisian

Sidang Disiplin Dijalani Oleh 25 Anggota Kepolisian

Sidang Disiplin Dijalani Oleh 25 Anggota KepolisianMybdg.com – Sidang Disiplin Dijalani Oleh 25 Anggota Kepolisian, Bandung – Polrestabes Bandung sepertinya melakukan sebuah gebrakan baru. Secara terbuka Mapolrestabes Bandung menggelar sidang disipilin, dimana masyarakat umum diperbolehkan untuk mengikuti jalannya persidangan dan juga wartawan pun duperbolehkan untuk meliput.

Sekitar 25 polisi menjalani sidang yang langsung dipimpin oleh AKBP Awal Chaerudin selaku Wakapolrestabes Bandung dan digelar sejak pukul 09.00 WIB.

“Silakan, sidang ini terbuka. Tapi tolong bagi teman-teman wartawan tidak bisa masuk ke ruang sidang dan boleh mengikutinya dari luar saja,” ujar Awal, Kamis (17/10/13).

Namun, para wartawan pun secara leluasa bisa mengambil gambar dan mendengar pernyataan dari jalannya persidangan. Kasus yang disidangkan sendiri berkaitan dengan, mabuk-mabukan, narkoba, penyuapan, lalai dalam bertugas hingga pemukulan kepada tukang becak.

Dalam sidang disiplin yang berjalan, kasus pemukulan terhadap tukang becak yang dilakukan oleh Aiptu T di Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada 4 September 2013 menjadi sorotan.

Dalam persidangan tersebut Aiptu T mengaku bahwa ia memukul dalam kondisi tidak sadar karena terpengaruh oleh minuman keras.

Meskipun masalah terebut telah diselesaikan secara musyawarah, Aiptu T mendapatkan vonis hukuman 21 hari penempatan khusus serta kenaikan pangkat ditunda selama satu periode.

MyBdg.com – Info Seputar Kota Bandung Jawa Barat dari Berita Bandung, wisata bandung, kuliner bandung, hotel bandung dan semua tentang Bandung.